Kebijakan Privasi
Data apa yang kami simpan?
- Nama, kelas, dan foto murid, untuk kartu dan pencatatan kehadiran.
- NIK hanya dipakai untuk mencegah pendaftaran ganda. NIK tidak disimpan utuh: yang tersimpan hanya hash (sidik acak satu arah) dan 4 digit terakhir. NIK tidak pernah masuk ke QR atau ditampilkan kembali.
- Sidik wajah (data biometrik): saat mendaftar dan saat absen, kamera dipakai untuk memverifikasi wajah. Yang diproses dan disimpan hanya sidik wajah berupa 128 angka yang dihitung di perangkat Anda, bukan gambar wajah dari kamera. Sidik ini tidak dapat ditampilkan kembali dan hanya dipakai untuk mencocokkan wajah saat absen. Foto profil tetap tersimpan terpisah untuk kartu murid.
- Catatan kehadiran (waktu scan, status hadir/terlambat/izin/sakit/absen) dan pengajuan izin beserta surat yang diunggah.
- Log teknis (waktu, alamat IP, hasil scan) untuk keamanan dan pencegahan penyalahgunaan.
Untuk apa data dipakai?
Hanya untuk absensi dan administrasi kelas: kartu murid, rekap kehadiran, peringkat kedisiplinan, dan laporan semester. Data tidak dijual atau dibagikan ke pihak lain.
Siapa yang dapat mengakses?
Murid hanya dapat melihat datanya sendiri. Petugas scanner melihat nama dan foto murid yang sedang di-scan. Sekretaris (admin) dapat mengelola data murid dan kehadiran. Foto dan surat hanya dapat dibuka oleh pihak yang berhak, tidak lewat tautan publik.
Berapa lama data disimpan?
Selama murid masih terdaftar (sidik wajah ikut terhapus bila murid dihapus). Data murid yang sudah lulus dapat dihapus oleh admin (termasuk foto, surat, dan riwayat kehadirannya). Murid atau orang tua dapat meminta penghapusan data kepada sekretaris kelas.
Keamanan
Koneksi memakai HTTPS. Kata sandi admin disimpan dengan hash yang lambat dan beragam (PBKDF2). Unggahan diperiksa jenis dan ukurannya. Kartu murid bersifat pribadi, jangan dipinjamkan atau difoto lalu dibagikan.
Pertanyaan atau permintaan terkait data pribadi: hubungi sekretaris kelas atau pihak sekolah.
